• SELAMAT MEMPERINGATI "HAR KEBANGKITAN NASIONAL 20 MEI 2015".
  • "DIRGAHAYU KE-8 KABUPATEN KEPULAUAN SITARO BERPEMERINTAHAN OTONOM, 23 MEI 2015".
  • Ciptakan keselamatan, kenyamanan transportasi yang efektif dan efisien
  • Keselamatan jalan tanggung jawab kita bersama
  • Utamakan keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi
  • cubeRandom

  • block

  • cubeStop


Kamis, 18 Desember 2014 - 11:59:35 WITA
Menkominfo: 2015 Rakyat Indonesia Akan Rasakan Jaringan Internet 4G
Diposting oleh : Administrator DishubKomInfo - Kategori: Kominfo - Dibaca: 1314 kali


   

 Image

Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, mulai 2015 rakyat Indonesia akan merasakan jaringan internet dengan teknologi 4G yang merupakan generasi keempat jaringan nirkabel pada mobile network.

Kementerian Kominfo bersama operator selular di Indonesia telah melakukan persiapan untuk merealisasikan kehadiran jaringan internet 4G pada 2015, kata Rudiantara, Senin (8/12).

Menurutnya, komersialisasi penyelenggaraan jaringan internet mobile generasi keempat Long Term Evolution (4G-LTE) itu sendiri diharapkan bisa direalisasikan mulai pertengahan 2015 pada frekuensi 900 Mhz.

4G-LTE ini ada di 900 Mhz, 1.800 Mhz, dan 2,3 Mhz. Kita akan coba dengan 900 Mhz karena yang paling siap. Memang akhir 2014 ini kita akan coba launch tapi tidak akan bisa cepat untuk kemudian langsung dikomersialisasi, lihat dulu ekspektasi masyarakat, ujarnya.

Dia memperkirakan sampai pertengahan 2015, teknologi 4G-LTE sudah mulai ramai dan populer dimana operator telekomunikasi juga mulai membangun infrastrukturnya.

Kementerian Kominfo akan memberikan izin operator seluler untuk memanfaatkan teknologi netral yang memungkinkan para operator menggelar dua teknologi jaringan dalam satu rentang frekuensi yang dimiliki oleh operator misalnya 3G dan 4G sekaligus, katanya.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memperkirakan butuh anggaran sekitar Rp270 triliun untuk membangun jaringan internet cepat secara bertahap hingga tahun 2019.

Kalau misalkan kita bicara sekarang internet lelet, mudah-mudahan sampai dengan 2019 secara bertahap akan ditingkatkan kapasitas (cakupannya). Total dibutuhkan biaya atau dana kurang lebih Rp270 triliun, kata Rudiantara.

Dana tersebut akan dipergunakan dalam pembangunan infrastruktur penunjang seperti pemasangan kabel serat optik, kabel bawah laut, radio akses, dan satelit, pungkasnya (sumber: www.kominfo.go.id - Az).